Hidup Sehat dengan Makan Makanan Berserat

Kesehatan tubuh dapat diperoleh melalui berbagai cara, salah satunya dengan berolahraga secara rutin. Namun disamping olahraga, tubuh juga perlu diimbangi dengan pola makan yang sehat berupa suplai makanan yang bergizi seimbang. Makan makanan yang mengandung serat adalah salah satunya dan seringkali untuk mendapatkan makanan berserat bisa diperoleh melalui makanan yang ada di sekitar kita. Serat makanan sebenarnya merupakan bahan yang menyusun dinding sel tanaman, karena itu serat hanya terdapat dalam bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Serat baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah konstipasi karena menyerap air ketika melewati saluran pencernaan. Serat juga membuat kita tak mudah merasa lapar, oleh karenanya banyak digunakan sebagai salah satu bahan makanan diet.
Beberapa jenis tanaman herbal yang ada di sekitar kita memiliki kandungan serat sangat banyak dan berguna bagi kesehatan yang optimal. Berikut ini beberapa diantaranya :

Daun selada.
Daun selada mengadnung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Daun ini juga mengandung vitamin A, kalium, dan kalsium. Fungsinya, daun selada dapat membantu memperbaiki organ dalam, mencegah panas dalam, melancarkan metabolisme, mencegah kulit kering, dan mengobati insomnia (sulit tidur).

Mentimun kecil.
Serat dalam mentimun kecil, sekitar 0,5 gram per 100 gram bahan. Vitamin dan mineral yang ada dalam mentimun kecil diantaranya Vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Mentimun kecil biasa dimanfaatkan untuk menghilangkan panas dalam, melancarkan sistem pencernaan, menghaluskan kulit, serta dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Seledri.
Seledri bermanfaat untuk memperlambat proses penuaan, menurunkan tekanan darah, menetralkan asam tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol darah.seledri mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, dan kalium. Seledri mengandung serat dengan kadar 1,5 gram per 100 gram.

Pare.
Pare mengandung serat sebanyak 0,8 gram per 100 gram bahan. Pare mengandung karatin, asam amino, vitamin C, dan kalsium. Pare biasa dimanfaatkan untuk menyejukkan tubuh pada saat cuaca pansa, mengatasi penyakit stroke, mengatasi diabetes melitus, sariawan, memperlancar ASI, dan mencegah sembelit.

Akar ubi jalar.
Serat yang ada dalam akar ubi jalar sekitar 0,8 gram per 100 gram bahan. Akar ubi jalar juga mengandung vitamin E dan protein. Akar ubi jalar dimanfaatkan untuk membantu pertumbuhan dan memperlambat penuaan.

Kubis atau kol.
Kubis mengandung serat sekitar 0,9 gram per 100 gram bahan. Vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, kalium, fosfor, dan yodium terdapat pada sayuran yang satu ini. Kubis berkhasiat untuk mencegah penyakit kulit, menghambat pertumbuhan tumor, menurunkan kolesterol darah, serta mencegah kanker usus dan lambung.

Wortel.
Kandungan serat dalam wortel tergolong tinggi yakni 4 gram per 100 gram bahan. Wortel juga mengandung vitamin A, B, dan C, betakaroten, serta mineral kalium, magnesium, dan fosfor. Wortel bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker, menurunkan kolesterol darah, menjaga kesehatan mata, memperlancar saluran pencernaan, dan menjaga kesehatan hati.

Bayam.
Bayam termasuk sayuran berserat tinggi dengan kadar 2,8 gram per 100 gram bahan. Bayam juga mengandung provitamin A, vitamin C, zat besi, dan magnesium. Bayam bermanfaat untuk mencegah anemia, menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan resiki serangan kanker, dan menurunkan berat badan.

Labu kuning.
Labu kuning juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi yakni 2,4 gram per 100 gram bahan. Zat gizi lain yang terdapat pada labu kuning adalah vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan betakaroten. Labu kuning bermanfaat untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mencegah kanker usus.

Sawi hijau.
Kandungan serat dalam sawi hijau sekitar 1,8 gram per 100 gram bahan. Selain serat, sawi hijau juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, fosfor, dan zat besi. Sawi hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, membantu kesehatan pencernaan, serta mencegah dan mengobati penyakit pelagra.

Dengan makan makanan berserat tinggi akan dapat mengurangi resiko penyakit akut pada tubuh dan mampu menjadikan tubuh tampak ideal dan sehat.

Share

Tulis komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: